Sosialiasi 4 Pilar

 

Sosialiasi

 

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMT, minggu 13 Desember 2014 di Gedung BLHD.Sebelah kiri pertama Bapak Dr. H. Ali Taher Parasong, SH,. M.Hum (anggota MPR RI) kedua kiri Bapak Drs. H. Zainud Tauhid Sa’adi, M.Si (anggota DPR RI) tengah bapak Muhammad Rizal, SH,. M.Si (ketua biro persidangan MPR RI) ke empat Bapak Dr. H. Desri Arwen, M. Pd (Warek UMT bidang kemahasiswaan, kerjasama & alumni) kelima bapak Drs. H. Achmad Kosasih, MM (Dekan FISIP UMT).

 

SeminarAcara yang dimoderatori oleh salah satu dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu politik (FISIP UMT) yakni Jazuli Abdillah, M.Si ini padat di hadiri oleh segenap mahasiswa FISIP UMT. Karena acara ini juga dijadikan sebagai salah satu kuliah umum bagi seluruh mahasiswa.

“Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara kedudukannya berada di atas tiga pilar yang lain. Pancasila sebagaimana termaktub pada Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 telah diterima dan ditetapkan sebagai dasar negara. Di dalam Pancasila itulah tercantum kepribadian dan pandangan hidup bangsa yang telah diuji kebenaran dan keampuhannya, sehingga tidak ada satu kekuatan manapun juga yang mampu memisahkan Pancasila dari kehidupan bangsa Indonesia.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 adalah konstitusi negara sebagai landasan konstitusional bangsa Indonesia yang menjadi hukum dasar bagi setiap peraturan perundang-undangan di bawahnya. Oleh karena itu, dalam negara yang menganut paham konstitusional tidak ada satu pun perilaku penyelenggara negara dan masyarakat yang tidak berlandaskan konstitusi. 

Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan bentuk negara yang dipilih sebagai komitmen bersama. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah pilihan yang tepat untuk mewadahi kemajemukan bangsa. Oleh karena itu komitmen kebangsaan akan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadi suatu keniscayaan yang harus dipahami oleh seluruh komponen bangsa dan tidak dapat diganggu gugat. 

Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan negara sebagai modal untuk bersatu. Kemajemukan bangsa merupakan kekayaan, kekuatan, yang sekaligus juga menjadi tantangan bagi bangsa Indonesia, baik kini maupun yang akan datang. Oleh karena itu kemajemukan itu harus dihargai, dijunjung tinggi, diterima dan dihormati serta diwujudkan dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika.” isi 4 Pilar Kebangsaan (sumber, buku 4 pilar)

IMG_0056

Sosialisasi 4 pilar kebangsaan yang di laksanakan di gedung BLHD UMT di buka resmi oleh bapak Dr. H. Ali Taher Parasong, SH,. M.Hum selaku anggota DPR RI, dalam sambutanya bapak Ali menyampaikan betapa pentingnya kita dalam memahami Konstitusi Negara Republik Indonesia yang merupakan peraturan mengenai suatu negara. Acara yang melibatkan peserta mahasiswa FISIP semester 3, 5 dan 7 berlangsung sangat interaktif dengan adanya dialog antara narasumber dan mahasiswa yang menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan fungsi 4 pilar negara Republik Indonesia sampai ke hal-hal yang terkini terkait kisruh partai yang berkoalisi yang ada di DPR-MPR RI.

Sumber : Info

Sosial Media :

rss yt ak icon g+ tw